Posted in

Jelang Nataru, Pemkab Maluku Tenggara Tingkatkan Suplai Minyak Tanah 19%

Menjelang Natal dan Tahun Baru 2025-2026, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara meningkatkan suplai minyak tanah hingga 19% untuk antisipasi lonjakan.

Jelang Nataru, Pemkab Maluku Tenggara Tingkatkan Suplai Minyak Tanah 19%

Langkah ini bertujuan memastikan semua warga, termasuk di pulau-pulau terpencil, mendapatkan pasokan cukup, mencegah kelangkaan, dan menjaga harga tetap stabil. Distribusi dilakukan melalui agen resmi dan SPBU, didukung pemantauan aparat, serta mekanisme pengaduan masyarakat.

Berikut ini rangkuman berbagai informasi terbaru dan terviral di Maluku yang ada di Info Kejadian Maluku.

Jelang Nataru, Minyak Tanah Maluku Tenggara Naik 19%

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara meningkatkan suplai minyak tanah untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Kenaikan ini mencapai 19 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan permintaan menjelang libur panjang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku Tenggara, Ahmad Rasyid, menyampaikan bahwa peningkatan stok dilakukan sejak awal Desember untuk menghindari kelangkaan. “Kami ingin memastikan warga bisa memperoleh minyak tanah secara lancar, terutama di wilayah pulau yang aksesnya terbatas,” ujar Ahmad.

Pemerintah juga berkoordinasi dengan distributor dan agen resmi untuk mendistribusikan stok secara merata. Langkah ini dilakukan agar semua kecamatan, termasuk desa-desa terpencil, mendapat pasokan cukup sehingga tidak terjadi antrean panjang atau kelangkaan yang merugikan masyarakat.

Penyaluran Minyak Tanah Lancar

Distribusi minyak tanah dilakukan melalui agen resmi dan SPBU yang tersebar di seluruh Maluku Tenggara. Setiap agen mendapat kuota tambahan sesuai proyeksi kebutuhan selama Nataru, dengan prioritas pada wilayah yang biasanya mengalami kesulitan pasokan.

Selain itu, Pemkab bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk memantau penyaluran. Tujuannya untuk mencegah penimbunan dan praktik penjualan ilegal yang kerap terjadi saat permintaan meningkat. “Kami menekankan distribusi yang adil dan transparan, agar semua warga bisa mendapatkan minyak tanah dengan harga wajar,” jelas Ahmad.

Pemerintah daerah juga menyiapkan mekanisme pengaduan masyarakat. Warga yang menemukan kelangkaan atau kenaikan harga yang tidak wajar dapat melaporkan langsung ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan, sehingga tindakan cepat bisa diambil.

Baca Juga: Sidang Perdana Mantan Bupati KKT Digelar, Publik Awasi Dugaan Korupsi

Antisipasi Lonjakan Permintaan Saat Libur

Antisipasi Lonjakan Permintaan Saat Libur

Menurut Dinas Perindustrian dan Perdagangan, permintaan minyak tanah biasanya meningkat 15-20 persen selama Nataru karena warga banyak menggunakan kompor untuk kegiatan memasak skala besar di rumah maupun tempat ibadah. Kenaikan suplai sebesar 19 persen diharapkan mampu menutupi lonjakan tersebut.

Selain itu, pemerintah mengingatkan masyarakat agar tetap membeli minyak tanah sesuai kebutuhan. “Kami mengimbau warga tidak menimbun. Cukup beli untuk kebutuhan rumah tangga agar distribusi tetap merata,” tambah Ahmad.

Upaya antisipatif ini juga melibatkan pihak kecamatan dan desa untuk memonitor stok di level lokal. Dengan begitu, pemerintah bisa segera menambah pasokan jika ada wilayah yang mengalami kekurangan, sehingga kelancaran distribusi tetap terjaga.

Pantau Harga & Stok Lapangan

Selain stok, pemerintah fokus pada pemantauan harga agar tetap stabil. Tim gabungan dari Disperindag, Satpol PP, dan aparat kepolisian rutin mengecek harga eceran di pasar dan agen resmi. Hal ini penting untuk memastikan masyarakat tidak dirugikan akibat spekulasi atau kenaikan harga mendadak.

Pemerintah daerah juga mempersiapkan langkah darurat jika terjadi kendala pasokan, seperti cuaca buruk atau gangguan transportasi antar pulau. Kapal pengangkut tambahan dan armada darat cadangan siap digunakan untuk menjaga kelancaran distribusi.

Dengan persiapan matang ini, Pemkab Maluku Tenggara berharap masyarakat dapat menikmati perayaan Natal dan Tahun Baru dengan lancar, tanpa kekhawatiran terkait pasokan minyak tanah. Langkah ini juga menjadi bukti kesiapsiagaan pemerintah dalam mengantisipasi kebutuhan penting masyarakat menjelang musim libur.

Simak dan ikuti berita terupdate lainnya tentang Maluku dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpecaya hanya di Info Kejadian Maluku.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari regional.kompas.com
  2. Gambar Kedua dari ambon.antaranews.com