Gempa bumi berkekuatan 5,6 SR mengguncang Laut Banda, Maluku, Jumat pagi, 2 Januari 2026, BMKG memastikan gempa terjadi pada kedalaman dangkal 10 km.
Getaran terasa di Ambon, Tual, dan pulau sekitar Laut Banda, namun tidak menimbulkan kerusakan signifikan. Warga diimbau mengikuti informasi resmi BMKG, tetap waspada terhadap gempa susulan, dan menyiapkan langkah keselamatan untuk aktivitas sehari-hari.
Berikut ini rangkuman berbagai informasi terbaru dan terviral di Maluku yang ada di Info Kejadian Maluku.
Laut Banda Diguncang Gempa 5,6 Magnitudo, Maluku Aman.
Gempa bumi dengan magnitudo 5,6 mengguncang Laut Banda, Maluku, pada Jumat pagi, 2 Januari 2026. Gempa tersebut dirasakan oleh masyarakat di beberapa wilayah di Maluku, termasuk Ambon, Tual, dan pulau-pulau sekitar Laut Banda. Berdasarkan laporan awal, getaran dirasakan kuat namun tidak menimbulkan kerusakan serius.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa ini terjadi pada kedalaman 10 kilometer di bawah laut, sehingga menimbulkan getaran yang terasa di daratan sekitar Laut Banda. Aktivitas masyarakat sehari-hari sempat terganggu karena warga merasakan guncangan ringan hingga sedang.
Meski mengguncang wilayah padat penduduk di sekitar laut, BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi memicu tsunami. Masyarakat dihimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta BMKG untuk memastikan keselamatan.
Detail Lokasi dan Sifat Gempa
Menurut BMKG, pusat gempa berada di koordinat 5,2° LS dan 129,5° BT, tepatnya di Laut Banda, Maluku. Gempa ini termasuk kategori menengah dengan kedalaman dangkal sekitar 10 km, sehingga getaran cukup terasa di wilayah sekitar laut dan pulau-pulau sekitarnya.
Seismolog menilai gempa ini merupakan aktivitas tektonik normal di wilayah Maluku yang berada di jalur Cincin Api Pasifik, zona rawan gempa dan vulkanik. Aktivitas gempa di Laut Banda termasuk lumrah dan sering terjadi, namun monitoring tetap dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat.
BMKG menekankan bahwa karakteristik gempa dangkal ini menimbulkan guncangan lebih terasa di permukaan, meskipun kekuatannya tidak cukup untuk menyebabkan kerusakan bangunan besar. Pengawasan seismik terus dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan aktivitas susulan.
Baca Juga: 31 Desember 2025, Dua Kapal Siap Berangkat dari Ambon ke Malut & Buru
Dampak Gempa Bagi Warga
Masyarakat di Ambon, Tual, dan pulau sekitar Laut Banda melaporkan merasakan guncangan ringan hingga sedang. Beberapa warga sempat panik dan keluar rumah untuk mengamankan diri, namun tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan signifikan.
Pihak pemerintah daerah meninjau kondisi fasilitas umum dan bangunan penting, termasuk sekolah dan rumah sakit. Hasil pengecekan sementara menunjukkan tidak ada kerusakan serius, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan normal kembali.
Meskipun begitu, warga diminta tetap waspada terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi. BMKG merekomendasikan masyarakat menjaga jalur evakuasi dan mengikuti petunjuk keamanan untuk mengurangi risiko saat gempa berikutnya.
Himbauan BMKG Untuk Warga Maluku
BMKG menegaskan bahwa gempa dengan magnitudo 5,6 di Laut Banda tidak berpotensi tsunami, sehingga masyarakat tidak perlu panik. Namun, tetap disarankan untuk menghindari bangunan tua atau rawan roboh dan menjaga keselamatan diri di rumah maupun di luar rumah.
Pihak berwenang juga menghimbau warga agar tetap memantau informasi resmi melalui BMKG, media lokal, dan aplikasi peringatan dini gempa. Edukasi mengenai prosedur keselamatan saat gempa terus disosialisasikan di wilayah rawan gempa di Maluku.
Selain itu, masyarakat diingatkan untuk selalu menyiapkan kit darurat, termasuk senter, air minum, dan perlengkapan pertolongan pertama, sebagai antisipasi bila terjadi gempa susulan. Upaya pencegahan ini bertujuan meminimalkan risiko dan memastikan keselamatan warga di masa mendatang.
Simak dan ikuti berita terupdate lainnya tentang Maluku dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpecaya hanya di Info Kejadian Maluku.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari kompas.com
- Gambar Kedua dari kompas.com