Pemerintah Provinsi Maluku mempercepat perbaikan 207 rumah warga yang rusak akibat konflik di Desa Kariu program ini bertujuan memulihkan kondisi hunian.
Tim teknis dari Pemprov Maluku bersama aparat desa dan masyarakat lokal terlibat langsung dalam proses perbaikan. Dengan langkah cepat ini, diharapkan warga bisa segera menempati rumah layak huni, sekaligus memulihkan stabilitas sosial dan psikologis pascakonflik di Kariu.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Maluku.
Pemprov Maluku Tancap Gas Perbaiki Rumah Korban
Pemerintah Provinsi Maluku mengambil langkah cepat untuk membantu warga terdampak konflik di Desa Kariu dengan mempercepat perbaikan 207 rumah yang rusak. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascakonflik yang terjadi beberapa waktu lalu. Program perbaikan rumah ini diharapkan dapat memulihkan kondisi sosial dan psikologis warga yang terdampak.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku, Drs. Hasan Talu, menyatakan bahwa program ini menjadi prioritas utama pemerintah. “Kami ingin memastikan seluruh warga yang rumahnya terdampak konflik bisa kembali tinggal dengan nyaman,” ujarnya.
Percepatan perbaikan rumah ini melibatkan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, aparat desa, serta tokoh masyarakat setempat. Pendekatan ini diharapkan bisa meningkatkan efektivitas distribusi bantuan dan mempercepat pemulihan rumah-rumah yang rusak.
Status Rumah Korban dan Langkah Perbaikan
Dari data yang dihimpun, sebanyak 207 rumah di Kariu mengalami kerusakan mulai dari ringan hingga berat akibat konflik yang melanda desa tersebut. Kerusakan meliputi atap yang rusak, dinding yang retak, hingga kerusakan fasilitas penting di dalam rumah.
Tim teknis dari Dinas Sosial Provinsi Maluku dan pemerintah kabupaten langsung melakukan survei untuk menentukan prioritas perbaikan. Rumah dengan kerusakan berat mendapatkan penanganan segera, sementara rumah dengan kerusakan ringan dijadwalkan secara bertahap.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan bahan bangunan dan tenaga kerja lokal agar warga bisa terlibat langsung dalam proses perbaikan. Hal ini sekaligus menjadi upaya pemberdayaan masyarakat agar memiliki keterampilan membangun rumah pascakonflik.
Baca Juga: Polisi Tahan Pria Yang Hendak Serang Permukiman Maluku Tenggara
Manfaat Perbaikan Rumah Bagi Warga Kariu
Percepatan perbaikan rumah memberikan dampak positif bagi warga yang terdampak konflik. Warga kini mulai bisa menempati rumah yang telah diperbaiki dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan aman.
Menurut salah satu warga, Siti Rahma (42), bantuan perbaikan rumah ini sangat membantu. “Rumah saya rusak parah, tapi sekarang sudah diperbaiki. Kami bisa tidur dengan tenang dan anak-anak bisa kembali sekolah dengan nyaman,” ujarnya.
Selain itu, program ini juga mendorong terciptanya stabilitas sosial di Kariu. Dengan kondisi rumah yang kembali layak huni, warga merasa lebih aman dan suasana desa perlahan kembali kondusif. Pemerintah berharap ini bisa menjadi langkah awal pemulihan sosial pascakonflik.
Komitmen Pemerintah dan Langkah Lanjutan
Pemerintah Provinsi Maluku menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh rumah korban konflik di Kariu dapat diperbaiki tepat waktu. Kepala Dinas Sosial, Hasan Talu, menyatakan bahwa pengawasan ketat dilakukan agar proses perbaikan berjalan transparan dan tepat sasaran.
Selain perbaikan rumah, pemerintah juga berencana memberikan pendampingan sosial dan psikologis bagi warga terdampak. Hal ini penting agar warga tidak hanya mendapatkan rumah yang layak, tetapi juga bisa pulih secara mental dan emosional setelah mengalami konflik.
Langkah lanjutan lainnya adalah pelibatan tokoh masyarakat dan aparat desa dalam memastikan distribusi bantuan dan pembangunan rumah berjalan adil. Pemerintah berharap kombinasi perbaikan fisik dan dukungan sosial ini bisa mempercepat pemulihan desa Kariu secara menyeluruh.
Simak dan ikuti berita terupdate lainnya tentang maluku dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Maluku.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari mediacenter.malukuprov.go.id
- Gambar Kedua dari ambon.antaranews.com