Posted in

6 Kepala Ohoi di Malra Peroleh Penghargaan Kapolda Maluku

6 kepala ohoi di Maluku Tenggara memperoleh penghargaan dari Kapolda Maluku atas kontribusi nyata dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah masing-masing.

6 Kepala Ohoi di Malra Peroleh Penghargaan Kapolda Maluku

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif para kepala ohoi dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam pencegahan konflik sosial, penanganan persoalan kamtibmas, serta penguatan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat adat.

Penyerahan penghargaan berlangsung dalam sebuah kegiatan resmi yang dihadiri jajaran kepolisian daerah, pemerintah kabupaten, tokoh adat, serta perwakilan masyarakat setempat.

Kapolda Maluku menegaskan bahwa keberhasilan menjaga stabilitas keamanan di daerah tidak hanya bergantung pada aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran pemimpin lokal yang memahami karakter sosial serta kearifan budaya masyarakat.

Kepala ohoi dinilai memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara negara dan masyarakat adat, sehingga kontribusi mereka sangat berpengaruh dalam menciptakan situasi yang kondusif.

Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran Info Kejadian Maluku.

Peran Kepala Ohoi Dalam Menjaga Kamtibmas

Kepala ohoi memiliki peran sentral dalam menjaga keamanan lingkungan berbasis adat. Di Maluku Tenggara, sistem pemerintahan adat masih kuat dan menjadi fondasi kehidupan sosial masyarakat.

Para kepala ohoi yang menerima penghargaan dinilai berhasil mengoptimalkan peran tersebut dengan mengedepankan pendekatan persuasif, dialog, serta musyawarah dalam menyelesaikan persoalan di tingkat desa. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meredam potensi konflik serta mencegah tindak kriminalitas.

Selain itu, kepala ohoi aktif menjalin komunikasi rutin dengan aparat kepolisian sektor setempat. Koordinasi ini memungkinkan deteksi dini terhadap gangguan keamanan, termasuk persoalan sosial, sengketa lahan, serta potensi konflik antarwarga.

Kepemimpinan yang responsif dan terbuka menjadi salah satu alasan utama penghargaan ini diberikan oleh Polda Maluku.

Bentuk Apresiasi Dari Polda Maluku

Penghargaan yang diberikan Kapolda Maluku bukan sekadar simbol. Tetapi juga bentuk pengakuan institusi kepolisian terhadap peran masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.

Kapolda menyampaikan bahwa kepala ohoi yang menerima penghargaan telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program kepolisian. Seperti menjaga situasi tetap aman menjelang agenda penting daerah, serta membantu aparat dalam menyosialisasikan aturan hukum kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menyampaikan harapan agar penghargaan ini menjadi motivasi bagi kepala ohoi lain untuk terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas daerah.

Polda Maluku berkomitmen memperkuat kemitraan dengan pemerintahan desa dan struktur adat sebagai bagian dari strategi pemeliharaan keamanan berbasis komunitas.

Baca Juga: Kejati Maluku Selamatkan Kerugian Negara Rp250 M Milik Angkasa Pura

Dampak Positif Bagi Masyarakat Maluku Tenggara

6 Kepala Ohoi di Malra Peroleh Penghargaan Kapolda Maluku

Penghargaan kepada enam kepala ohoi ini membawa dampak positif bagi masyarakat Maluku Tenggara. Warga merasa dihargai karena peran pemimpin lokal mereka diakui secara resmi oleh institusi negara.

Kepercayaan masyarakat terhadap aparat kepolisian juga meningkat karena adanya pendekatan yang melibatkan tokoh adat dan pemerintah desa secara langsung.

Situasi keamanan yang kondusif berdampak pada kelancaran aktivitas sosial serta ekonomi masyarakat. Nelayan, petani, serta pelaku usaha kecil dapat menjalankan aktivitas tanpa rasa khawatir terhadap gangguan keamanan.

Selain itu, stabilitas sosial juga mendukung program pembangunan desa yang berjalan lebih efektif karena lingkungan yang aman mendorong partisipasi aktif warga.

Harapan Terhadap Kepemimpinan Desa ke Depan

Pemberian penghargaan ini diharapkan menjadi contoh baik bagi kepemimpinan desa di seluruh Maluku. Kepala ohoi diharapkan terus menjaga komitmen dalam mengayomi masyarakat, menyelesaikan persoalan secara bijak, serta menjunjung tinggi nilai adat yang sejalan dengan hukum negara.

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, serta masyarakat adat menjadi kunci utama dalam menjaga Maluku sebagai wilayah yang aman dan damai.

Kapolda Maluku menegaskan bahwa Polda akan terus membuka ruang kerja sama dengan para kepala ohoi dalam menjaga kamtibmas. Ke depan, model kolaborasi ini diharapkan semakin diperkuat melalui pembinaan, pelatihan, serta forum komunikasi rutin.

Dengan kepemimpinan desa yang kuat dan dukungan aparat keamanan. Maluku Tenggara diharapkan mampu mempertahankan stabilitas sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Tetap pantau dan nikmati informasi menarik setiap hari, selalu terupdate dan terpercaya, hanya di Info Kejadian Maluku sekarang juga.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari malukuterkini.com