Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, memaparkan strategi pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Strategi pembangunan ini menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam menjalankan program dan kebijakan strategis yang harus melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dibawah ini Info Kejadian Maluku akan memberikan ulasan lengkap mengenai strategi pembangunan dalam RPJMD Maluku Utara.
Visi dan Misi RPJMD Maluku Utara 2025-2029
Visi yang diangkat yakni menjadikan Maluku Utara sebagai salah satu daerah yang bangkit, maju, sejahtera, berkeadilan, dan berkelanjutan. Gubernur Sherly menegaskan bahwa RPJMD ini dirancang untuk menjawab tantangan pembangunan daerah serta menjadi janji kolektif pemerintah daerah bersama masyarakat Maluku Utara.
Terdapat enam misi utama yang menjadi kerangka strategi pembangunan, yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), kemandirian ekonomi berbasis pengembangan sektor unggulan dan ekonomi kreatif, reformasi tata kelola pemerintahan, penguatan demokrasi dan stabilitas keamanan dan pelestarian budaya.
Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia
Salah satu strategi utama adalah transformasi sosial melalui pengembangan SDM yang berkualitas, unggul, dan berdaya saing. Program unggulan yang diusung antara lain pendidikan gratis di tingkat SMA/SMK, penyediaan beasiswa bagi mahasiswa, layanan kesehatan gratis, dan pembangunan fasilitas kesehatan bertaraf internasional.
Peningkatan SDM ini dipandang sebagai pondasi utama agar masyarakat Maluku Utara mampu bersaing dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan nasional.
Penguatan Ekonomi Daerah Berbasis Sektor Unggulan
Strategi kedua menitikberatkan pada pengembangan ekonomi daerah dengan mendorong hilirisasi dan peningkatan nilai tambah pada produk unggulan serta pemanfaatan ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal.
Hal ini bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan dengan memberdayakan potensi lokal seperti kelautan, perikanan, pertanian, olahraga wisata, dan UKM.
Strategi tersebut diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat struktur ekonomi daerah secara menyeluruh.
Baca Juga: BKHIT Maluku Sukses Fasilitasi Ekspor 607 Ikan Kerapu Hidup ke Hongkong
Tata Kelola Pemerintahan dan Peningkatan Pelayanan Publik

RPJMD juga memprioritaskan reformasi birokrasi dengan mengedepankan tata kelola pemerintahan yang inklusif, transparan, dan berbasis digital. Penguatan layanan publik melalui sistem elektronik dimaksudkan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan partisipatif.
Penggunaan teknologi informasi juga diharapkan memperkuat pengawasan dan akuntabilitas pemerintahan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pelestarian Budaya dan Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal
Sebagai daerah kepulauan, strategi pembangunan di Maluku Utara menempatkan pelestarian budaya dan lingkungan hidup sebagai prioritas. Pengembangan ekowisata berbasis budaya lokal, pelestarian adat, serta mitigasi dampak perubahan iklim menjadi agenda penting.
Strategi ini merefleksikan komitmen pemerintah untuk menjaga keberlanjutan sosial dan ekologi sejalan dengan nilai-nilai lokal. Pendekatan berbasis kearifan lokal diharapkan dapat meminimalisir konflik sosial dan menjadi modal sosial dalam pembangunan berkelanjutan.
Pemerataan Pembangunan Berbasis Kepulauan
Strategi terakhir berfokus pada pemerataan pembangunan antar pulau. Dengan percepatan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkeadilan, terutama di pulau-pulau terpencil dan terluar. Penyediaan sarana transportasi, komunikasi, fasilitas kesehatan, pendidikan, serta infrastruktur dasar lainnya menjadi prioritas.
Langkah ini penting untuk mengurangi kesenjangan pembangunan, memperkuat integrasi wilayah, dan mendukung kesejahteraan masyarakat kepulauan secara menyeluruh.
Kesimpulan
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, mempresentasikan strategi untuk mengenai pembangunan dalam bentuk RPJMD 2025-2029 yang mengusung visi yang bernama “Maluku Utara Bangkit, Maju, Sejahtera, Berkeadilan dan Berkelanjutan.”
Strategi tersebut mencakup peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi berbasis sektor unggulan dan ekonomi kreatif, reformasi tata kelola pemerintahan, pelestarian budaya dan lingkungan, serta pemerataan pembangunan berbasis kepulauan.
RPJMD ini bukan sekadar dokumen perencanaan, tapi menjadi janji politik dan pedoman pelaksanaan pembangunan daerah yang melibatkan seluruh stakeholder demi mewujudkan Maluku Utara yang lebih maju dan inklusif.
Untuk informasi terkini dan lengkap mengenai berbagai kejadian penting di Maluku, termasuk insiden keamanan dan bencana alam, kalian bisa kunjungi Info Kejadian Maluku sekarang juga.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari regional.kompas.com
- Gambar Kedua dari ambon.antaranews.com