Aksi pencurian berulang di Pasar Mardika memicu kemarahan Wali Kota Ambon, pedagang resah dan keamanan disorot tajam publik.
Kasus pencurian di Pasar Mardika, Ambon, kembali disorot setelah berulang terjadi di gedung baru. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menyatakan prihatin dan meminta perhatian serius Pemprov Maluku sebagai pemilik aset, karena pedagang kecil menjadi korban utama.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Maluku.
Pencurian Berulang di Gedung Baru Pasar Mardika
Pencurian di Pasar Mardika, khususnya di gedung baru, dilaporkan terjadi berturut‑turut dalam waktu dekat. Seorang pedagang menyebut barang dagangannya di gedung Putih Pasar Mardika habis dicuri, membuat penghasilannya turun drastis. Kejadian ini membuat suasana pasar menjadi tidak nyaman dan membuat pedagang enggan menaruh barang dalam jumlah besar.
Pelaku diduga masuk di malam atau dini hari saat pengawasan pasar menipis. Akibatnya, banyak pedagang merasa was‑was dan khawatir kehilangan barang dagangan mereka lagi. Situasi ini makin diperparah karena belum ada tindakan nyata yang terlihat oleh publik untuk mencegah ulangi aksi pencurian tersebut.
Wali Kota Ambon menggambarkan kejadian ini sebagai bentuk penderitaan tambahan bagi pedagang kecil. Mereka sudah terbebani ongkos dan sewa, lalu harus menghadapi risiko pencurian yang berulang. Desakan Wattimena agar Pemprov Maluku turun tangan, sekaligus menjadi bentuk dukungan moral bagi pedagang yang merasa tidak terlindungi.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Peran Pemprov Maluku Sebagai Pemilik Aset
Pasar Mardika merupakan aset Pemprov Maluku yang dikelola Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Wali Kota Ambon meminta Gubernur Hendrik Lewerissa, Wagub Abdullah Vanath, dan Kadis Perindag segera mengambil langkah konkret untuk memperketat keamanan dan pengelolaan demi melindungi pedagang serta pengunjung.
Wattimena menegaskan Pemkot Ambon bukan pengelola sehingga kewenangannya terbatas, meski mengetahui kondisi lapangan. Namun, ia tetap menyuarakan keluhan warga dan pedagang, serta meminta Pemprov Maluku memperkuat keamanan dan pelayanan, tidak hanya penertiban administrasi di Pasar Mardika.
Netizen dan masyarakat mendukung permintaan Wali Kota tersebut, menuntut agar Pemprov segera menanggapi dengan langkah nyata. Banyak yang berharap adanya peningkatan pengawasan dan sistem pengamanan yang lebih baik di pasar. Keberadaan aset pemerintah dinilai harus bisa dijaga dengan tanggung jawab penuh, bukan hanya untuk kepentingan administrasi semata.
Baca Juga: Cegah Kejahatan! Polda Maluku Perketat Patroli di Keramaian Usai Lebaran!
Harapan Pedagang Dan Warga Ambon
Pedagang di Pasar Mardika, termasuk PKL dan penyewa kios, berharap pencurian tidak lagi terjadi di kemudian hari. Mereka meminta pemasangan CCTV serta peningkatan penjagaan keamanan di sekitar gedung pasar. Banyak yang juga menuntut agar pelaku yang tertangkap bisa ditampilkan dan dihukum setimpal dengan perbuatannya.
Beberapa warga mengusulkan agar identitas pencuri yang tertangkap disebar ke masyarakat, termasuk asal kampung mereka, agar terjadi efek jera. Langkah ini dianggap penting untuk mencegah aksi serupa di masa mendatang. Pedagang dan warga merasa bahwa keamanan pasar adalah bagian dari kenyamanan dan kenyamanan ekonomi Kota Ambon secara keseluruhan.
Di tengah tuntutan tersebut, banyak warga juga menaruh harapan besar pada Pemprov dan Pemkot untuk bekerja sama. Pasar Mardika sebagai salah satu sentra ekonomi utama di Ambon dinilai harus aman, nyaman, dan tertata dengan baik. Dengan sinergi kedua pihak, pedagang berharap bisa kembali berjualan tanpa rasa was‑was dan kehilangan barang dagangannya.
Langkah Yang Diharapkan ke Depan
Ke depan, masyarakat berharap Pemprov Maluku segera mengevaluasi pengelolaan dan keamanan Pasar Mardika. Selain struktur yang jelas, perlu peningkatan keamanan seperti penjagaan rutin, CCTV, dan patroli petugas agar pedagang serta pengunjung merasa aman.
Wali Kota Ambon juga menekankan bahwa keluhan warga dan pedagang harus benar‑benar didengarkan. Ia berharap Pemprov tidak hanya bereaksi di media sosial, tetapi juga menunjukkan langkah konkret di lapangan. Dengan tindakan yang terasa nyata, masyarakat bisa melihat bahwa pemerintah serius menangani persoalan di Pasar Mardika.
Jika penguatan keamanan dan pengelolaan dilakukan serius, Pasar Mardika berpotensi kembali menjadi ikon ekonomi Kota Ambon. Pedagang dan warga menilai perlindungan aset harus diiringi perlindungan pelaku usaha mikro. Dengan kolaborasi Pemprov dan Pemkot, pencurian berulang di pasar diharapkan bisa dihentikan.
Simak dan ikuti berita terupdate lainnya tentang Maluku dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Maluku.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari ambon.antaranews.com
- Gambar Kedua dari dinamikamaluku.com