Posted in

IWIP Halmahera Tengah, Sentra Nikel Baru Yang Bikin Ekonomi Melejit!

Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah, Maluku Utara, menjadi pusat hilirisasi nikel dengan nilai investasi mencapai Rp 500 triliun.

Sentra Nikel Baru Yang Bikin Ekonomi Melejit

Kawasan ini didukung fasilitas industri modern, pelabuhan, pembangkit listrik, serta layanan keimigrasian yang mendukung mobilitas tenaga kerja dan investor internasional. Dengan sinergi pemerintah dan pengelola IWIP, operasional industri berjalan optimal, mendorong pertumbuhan ekonomi Maluku.

Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Maluku.

IWIP Halmahera Tengah, Sentra Baru Industri Nikel

Halmahera Tengah, Maluku Utara, 15 Januari 2026 Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah dinilai sebagai pusat ekonomi baru dengan fokus pada hilirisasi nikel. Proyek ini menarik perhatian investor karena nilai investasinya mencapai Rp 500 triliun, menjadikan kawasan ini sebagai salah satu pusat industri strategis di Indonesia.

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, mengunjungi IWIP pada Senin (12/1/2026) hingga Selasa (13/1/2026) untuk meninjau langsung perkembangan industri di kawasan tersebut. Menurutnya, IWIP memiliki potensi ekonomi yang besar, yang membutuhkan dukungan fasilitas dan regulasi yang kuat agar aktivitas industri berjalan lancar.

“Potensi ekonomi di kawasan ini menuntut pelayanan keimigrasian yang kuat dan responsif agar aktivitas industri dan investasi dapat berjalan optimal,” ujar Silmy dalam keterangannya, Rabu (14/1/2026). Ia menekankan bahwa pengelolaan kawasan industri harus selaras dengan pertumbuhan ekonomi nasional.

Cek Fasilitas Industri dan Layanan Imigrasi

Dalam kunjungan tersebut, Silmy meninjau berbagai fasilitas utama di IWIP. Termasuk fasilitas keimigrasian di bandara domestik, pelabuhan, pembangkit listrik, fasilitas pengolahan nikel, serta industri baterai. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan semua infrastruktur mendukung aktivitas industri secara optimal.

Menurut Silmy, pelayanan keimigrasian memegang peranan penting dalam memastikan mobilitas tenaga kerja dan mitra internasional berjalan tertib. Hal ini menjadi salah satu faktor kunci agar investasi dan operasional industri tidak terganggu.

Selain itu, peninjauan ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi koordinasi antarinstansi yang terlibat dalam pengelolaan kawasan industri, termasuk integrasi layanan logistik, kepabeanan, dan keamanan. Semua ini diharapkan mendukung target pertumbuhan ekonomi di wilayah Maluku Utara.

Baca Juga: Geger! Narkoba Lolos Lewat Roti ke Penjara Ambon, Pelajar 1993 Ditangkap!

Sinergi Antar Kementerian dan Lembaga

Silmy menekankan bahwa keberhasilan IWIP sebagai pusat ekonomi baru merupakan hasil kerja sama berbagai kementerian dan lembaga. Sinergi antara Kementerian Imigrasi, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Badan Karantina, serta unsur TNI dan Polri sangat penting untuk menjaga kelancaran operasional kawasan industri.

“Kami melihat kehadiran sinergi yang kuat di Kawasan Industri Weda Bay antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Keuangan melalui Bea dan Cukai, Badan Karantina, serta TNI dan Polri,” jelas Silmy. Sinergi ini memastikan seluruh aktivitas investasi dan mobilitas tenaga kerja sesuai aturan dan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional.

Koordinasi yang baik antara pemerintah dan pengelola kawasan juga mempermudah penanganan isu administratif, keimigrasian, serta pengelolaan tenaga kerja asing maupun lokal. Hal ini menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor terhadap proyek IWIP.

Sinergi Pemerintah dan Pengelola IWIP

Direktur PT Indonesia Weda Bay Industrial Park, Scott Ye, menyampaikan bahwa kunjungan Silmy memperkuat koordinasi antara pemerintah dengan pengelola kawasan. Tujuannya agar operasional industri, termasuk pengelolaan tenaga kerja dan mitra internasional, berjalan sesuai ketentuan.

Menurut Scott Ye, koordinasi ini juga membantu memastikan setiap kebijakan pemerintah diterapkan dengan konsisten di lapangan. Dengan demikian, kawasan industri dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Selain itu, keberadaan IWIP di Halmahera Tengah menjadi contoh bagi pengembangan kawasan industri hilirisasi nikel di Indonesia. Dukungan pemerintah, termasuk pelayanan keimigrasian yang efisien, diharapkan dapat mendorong investor untuk lebih percaya diri menanamkan modal di wilayah ini.

Simak dan ikuti berita terupdate lainnya tentang maluku dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Maluku.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Utama dari lestari.kompas.com
  2. Gambar Kedua dari lestari.kompas.com