Polda Maluku Utara meningkatkan patroli secara ketat di Pelabuhan Kapal Cepat Sofifi demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.
Polda Maluku Utara memperketat pengamanan perairan dengan meningkatkan patroli di Pelabuhan Speedboat Sofifi. Langkah ini mendukung Operasi Ketupat Kie Raha 2026 yang fokus pada keamanan selama libur Lebaran. Patroli dilakukan sebagai upaya mencegah gangguan keamanan dan kecelakaan di jalur transportasi laut utama.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Maluku.
Rencana Patroli Dan Fokus Operasi
Polda Malut melalui Ditpolairud menerjunkan personel ke Pelabuhan Speedboat Sofifi untuk memperkuat pengawasan. Patroli dilakukan di darat dan perairan, fokus pada bongkar muat penumpang, kondisi dermaga, serta pergerakan kapal cepat yang datang dan berangkat.
Personel Polairud juga melakukan pemeriksaan terhadap dokumen pelayaran setiap kapal, termasuk kelengkapan surat kecakapan pelaut dan izin operasi. Selain aspek administratif, petugas juga mengecek ketersediaan alat keselamatan seperti pelampung (life jacket) dan perlengkapan lain yang wajib ada sesuai standar pelayaran.
Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol Wahyu Istanto Bram, menyebut bahwa intensifikasi patroli ditujukan untuk mencegah gangguan keamanan, meminimalkan risiko kecelakaan laut, dan memberi rasa aman kepada penumpang. Ia menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara terus menerus sepanjang masa Operasi Ketupat Kie Raha 2026.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Peningkatan Mobilitas Menjelang Lebaran
Petugas mencatat peningkatan signifikan mobilitas masyarakat di Pelabuhan Speedboat Sofifi sejak menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Banyak warga menggunakan kapal cepat sebagai jalur utama arus mudik dan balik antar pulau di wilayah kepulauan Maluku Utara.
Kepadatan penumpang dan kapal berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama jika aturan pelayaran tidak ditaati. Dengan mobilitas tinggi, Polairud mengoptimalkan pengawasan agar setiap kapal cepat berangkat dalam kondisi aman, tidak kelebihan muatan, dan dengan perlengkapan keselamatan yang lengkap.
Selain itu, petugas juga mengawasi transaksi dan aktivitas di sekitar pelabuhan, termasuk pedagang dan penjual tiket, agar tidak terjadi penyalahgunaan layanan atau penipuan terhadap penumpang. Polisi berkoordinasi dengan pengelola pelabuhan dan otoritas pelayaran untuk menjaga kelancaran dan ketertiban di area dermaga.
Baca Juga: Tegas! Polres Malra Seret Pemicu Tawuran Mangga Dua ke Penjara, Ancaman 2,5 Tahun!
Penekanan Pada Aspek Keselamatan Pelayaran
Kepada nakhoda dan penumpang, personel Polairud menyampaikan imbauan keselamatan secara langsung di pelabuhan. Mereka mengingatkan untuk selalu mematuhi aturan pelayaran, tidak memaksakan kapal berlayar dalam kondisi cuaca buruk, dan hanya menaikkan penumpang sesuai kapasitas.
Pengecekan pelampung dan alat keselamatan lain dilakukan sebelum keberangkatan kapal. Petugas memastikan tidak ada kapal cepat yang beroperasi dengan jumlah penumpang melebihi batas, karena hal ini berpotensi menyebabkan kecelakaan laut serius.
Pola pengawasan ini sejalan dengan karakter Maluku Utara yang didominasi wilayah pesisir, sehingga keselamatan pelayaran menjadi bagian sentral dari program keamanan. Peningkatan patroli di perairan Sofifi diharapkan menjadi contoh model pengamanan transportasi laut di daerah kepulauan lainnya.
Kerja Sama Dengan Instansi Terkait
Polda Malut tidak bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sofifi. Personel Polairud menjalin koordinasi dengan pengelola pelabuhan, Syahbandar, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya guna menajamkan pengawasan di area dermaga.
Kerja sama ini meliputi pertukaran informasi soal jadwal keberangkatan, pemantauan kondisi cuaca. Serta penanganan cepat jika terjadi kejadian mendadak seperti insiden kapal atau gangguan keamanan. Melalui sinergi lintas instansi, pihak berwenang berupaya memastikan situasi pelabuhan tetap kondusif selama periode arus mudik dan libur Lebaran.
Masyarakat diimbau melaporkan aktivitas mencurigakan, kapal tidak layak berlayar, atau penyalahgunaan fasilitas pelabuhan. Dengan dukungan masyarakat, patroli di Pelabuhan Kapal Cepat Sofifi diharapkan dapat mengurangi gangguan keamanan dan meningkatkan keselamatan pelayaran di Maluku Utara.
Simak dan ikuti berita terupdate lainnya tentang Maluku dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Maluku.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari ambon.antaranews.com
- Gambar Kedua dari polresternate.com