Sebuah truk ekspedisi dilaporkan jatuh ke laut saat hendak keluar dari kapal feri di Dermaga Sofifi, Tidore, insiden ini memicu kepanikan.
Insiden kecelakaan laut kembali terjadi di wilayah Maluku Utara. Sebuah truk ekspedisi dilaporkan jatuh ke laut saat hendak keluar dari kapal feri di Dermaga Sofifi, Kota Tidore Kepulauan. Kejadian tersebut berlangsung tiba-tiba dan sempat mengundang kepanikan penumpang serta petugas di sekitar dermaga.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Maluku.
Kronologi Truk Terjatuh ke Laut
Insiden bermula saat kapal feri sandar di Dermaga Sofifi setelah menempuh perjalanan penyeberangan. Sejumlah kendaraan mulai turun dari kapal secara bergantian, termasuk sebuah truk ekspedisi yang membawa muatan barang.
Saat truk tersebut hendak keluar dari lambung kapal, diduga terjadi kesalahan posisi atau ketidakseimbangan kendaraan. Dalam hitungan detik, truk meluncur dan akhirnya terjatuh ke laut di sisi dermaga.
Beberapa saksi mata menyebutkan bahwa situasi berlangsung sangat cepat. Petugas pelabuhan dan penumpang yang berada di sekitar lokasi langsung terkejut dan berupaya memberikan pertolongan sesuai kemampuan.
Kondisi Sopir Dan Muatan Truk
Sopir truk disebut berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah kendaraan jatuh ke laut. Ia mengalami syok akibat kejadian tersebut, namun tidak mengalami luka serius yang mengancam keselamatan jiwa.
Muatan truk yang berisi barang ekspedisi diperkirakan ikut tenggelam bersama kendaraan. Hal ini menimbulkan kerugian material yang cukup besar bagi pihak perusahaan logistik maupun pemilik barang.
Proses pendataan terhadap muatan yang hilang dilakukan untuk memastikan nilai kerugian dan menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan klaim asuransi.
Baca Juga: Pemkot Ambon & Kanwil Ditjenpas Maluku Resmi Jalin Kerja Sama
Upaya Evakuasi Dan Penanganan Awal
Setelah kejadian, petugas pelabuhan segera melakukan pengamanan area sekitar lokasi jatuhnya truk. Langkah ini dilakukan untuk mencegah risiko tambahan, termasuk gangguan terhadap aktivitas bongkar muat lainnya.
Koordinasi dilakukan dengan pihak terkait untuk menyiapkan proses evakuasi kendaraan dari dasar laut. Namun, evakuasi membutuhkan peralatan khusus serta perhitungan teknis agar tidak menimbulkan dampak lingkungan maupun kerusakan fasilitas dermaga.
Sementara itu, aktivitas penyeberangan sempat mengalami penyesuaian. Petugas memastikan jalur keluar-masuk kendaraan tetap aman sebelum kembali digunakan secara normal.
Dugaan Penyebab Kecelakaan
Insiden ini memunculkan berbagai dugaan penyebab, mulai dari faktor teknis hingga kelalaian manusia. Salah satu dugaan yang mencuat adalah posisi ramp atau jembatan penghubung kapal dengan dermaga yang tidak sejajar sempurna.
Selain itu, kondisi cuaca dan gelombang laut juga diduga turut memengaruhi stabilitas kapal saat proses bongkar muat berlangsung. Faktor ini kerap menjadi tantangan tersendiri di pelabuhan penyeberangan.
Pihak berwenang akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian. Hasil evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan sistem keselamatan ke depan.
Evaluasi Keselamatan Pelabuhan
Insiden truk jatuh ke laut ini menjadi peringatan penting bagi pengelola pelabuhan dan operator kapal feri. Prosedur keselamatan bongkar muat perlu dievaluasi secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.
Pelatihan bagi petugas serta peningkatan pengawasan saat kendaraan keluar masuk kapal menjadi hal yang krusial. Keselamatan penumpang dan awak kapal harus selalu menjadi prioritas utama.
Ke depan, diharapkan adanya peningkatan standar operasional dan fasilitas pendukung di Dermaga Sofifi. Dengan demikian, aktivitas penyeberangan dapat berjalan lebih aman, lancar, dan memberikan rasa aman bagi seluruh pengguna jasa.
Simak dan ikuti berita terupdate lainnya tentang maluku dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Maluku.
Sumber Gambar:
- Gambar pertama dari Maluku – iNews
- Gambar kedua dari Kompas Regional