Gunung Dukono di Halmahera Utara kembali mengalami erupsi pada Jumat pagi dengan kolom abu membumbung cukup tinggi dan mengkhawatirkan.
Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali erupsi pada Jumat, 10 April 2026 pukul 08.09 WIT dengan kolom abu setinggi 1.200 meter condong ke timur laut. Status tetap Level II Waspada, masyarakat diimbau waspada hujan abu, sementara aktivitas vulkanik masih tinggi dan ancaman lahar dingin tetap diwaspadai.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Maluku.
Detail Erupsi Jumat Pagi
Erupsi terjadi pukul 08.09 WIT dengan abu kelabu tebal meluncur 1.200 meter. Arah hembusan angin timur laut bawa abu ke Desa Mamuya dan Malifut. Petugas PGA Dukono, Bambang Sugiono, pantau via webcam 24 jam. Intensitas letusan harian capai 200 kali rata-rata. Abu halus berpotensi jatuh 5-10 km radius gunung.
Gunung setinggi 1.229 mdpl ini aktif sejak 2025 dengan frekuensi tinggi. Erupsi sebelumnya 5 April capai 1.500 meter, hujan abu Tobelo 2 hari. PVMBG catat 394 letusan maksimal harian Juni 2025. Seismograf rekam gempa vulkanik dalam 150 kali minggu ini. Data real-time unggah situs resmi PVMBG.
Warga radius 3 km dilarang dekati kawah sejak 3 April. Posko pengungsian siaga 500 KK di Malifut. Stok masker N95 10.000 dibagikan BPBD Halmahera Utara. Drone pemantau abu terbang 3x harian. Koordinasi TNI AL pastikan evakuasi laut lancar.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Status dan Rekomendasi PVMBG
Status Level II Waspada berlaku sejak 3 April 2026 akumulasi aktivitas tinggi. PVMBG sarankan jarak aman 3 km dari puncak kawah aktif. Hindari aktivitas luar ruang saat hujan abu tebal. Pakai masker, tutup sumber air, lindungi tanaman pangan. Pantau info resmi via aplikasi Info BMKG.
BNPB laporkan potensi lahar dingin alir Sungai Lembata pasca hujan. Radius bahaya 5 km hilirkan sungai. Warga Malifut diminta evakuasi mandiri jika longsor. Tim vulkanologi siaga 24 jam di Pos Damkar Tobelo. Satelit himawari pantau awan abu real-time.
Kepala Badan Geologi M Wafid sebut aktivitas magmatik eksplosif intensif. Frekuensi erupsi kecil 60-394 kali harian stabil tinggi. Monitoring seismik 11 stasiun radius 15 km akurat. Laporan harian unggah VONA PVMBG jam 18.00 WIT. Update status evaluasi tiap 24 jam.
Baca Juga: Tak Disangka! BKHIT Maluku Bantu Kirim Sapi dan Kambing ke Timika Papua
Dampak Pada Masyarakat Sekitar
Hujan abu tipis Malifut ganggu pernapasan 150 warga Kamis lalu. Klinik Tobelo rawat 30 pasien ISPA ringan. Petani ubi kayu laporkan daun rusak 20 hektare. Peternak sapi potong rumput kering abu halus. SMPS 3 Mamuya libur 2 hari bersihkan kelas.
Penerbangan Tobelo-Manado delay 3 jam abu terdeteksi radar. Maskapai Wings Air batalkan 2 flight pagi. Pelabuhan Gamtiada tutup 12 jam cegah abu mesin kapal. Nelayan radius 10 mil dilarang beroperasi. Ekonomi lokal rugi Rp500 juta/hari.
Warga adaptasi masker wajib keluar rumah. Sumur bor ditutup plastik HDPE. Gentong air Cadangan 50.000 liter BPBD. Posko internet gratis info update PVMBG. Trauma psikologis anak diatasi konseling sekolah.
Sejarah dan Pola Erupsi Dukono
Gunung Dukono terakhir erupsi besar 2024 tinggi 3.000 meter tewaskan 2 orang. Aktivitas 2025 rata 227 letusan/hari stabil tinggi. PVMBG catat 4 erupsi Juni 2025 pagi masing-masing 1.400-1.700 meter. Status waspada sejak Mei 2025 tanpa naik siaga.
Geologis gunung tipe stratovolcano dual kawah aktif. Letusan freatomagmatik dominan abu halus berbahaya pernapasan. Riwayat lahar 2019 banjiri 7 desa 300 KK mengungsi. Monitoring permanen sejak 2009 PVMBG. Data 15 tahun prediksi pola aman.
Mitigasi jangka panjang bangun tanggul Sungai Lembata beton. Sirene dini 10 unit radius 10 km. Latihan evakuasi triwulan 500 warga. Anggaran BPBD Rp10 miliar 2026 perkuat posko. Integrasi InAWARE BMKG notif HP warga.
Simak dan ikuti berita terupdate lainnya tentang Maluku dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Maluku.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari ambon.antaranews.com
- Gambar Kedua dari liputan6.com