Polda Maluku menegaskan komitmen penegakan hukum dengan menindak tegas aksi tawuran bersenjata tajam di lingkungan UIN Ambon.
Kepolisian mengamankan pelaku serta barang bukti demi menjaga keamanan kampus dan masyarakat sekitar. Insiden ini menjadi peringatan bahwa kekerasan tidak memiliki tempat di dunia pendidikan.
Berikut ini rangkuman berbagai informasi terbaru dan terviral di Maluku yang ada di Info Kejadian Maluku.
Polda Maluku Bertindak Tegas Atasi Tawuran
Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku tawuran yang membawa senjata tajam di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Ambon. Aksi tawuran tersebut dinilai membahayakan keselamatan mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus.
Peristiwa tawuran itu sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan kampus. Sejumlah mahasiswa memilih menjauh dari lokasi kejadian untuk menghindari risiko menjadi korban. Kehadiran senjata tajam dalam aksi tersebut memperparah situasi dan meningkatkan potensi terjadinya korban luka serius.
Polda Maluku menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran hukum serius yang tidak dapat ditoleransi. Kampus seharusnya menjadi ruang aman untuk kegiatan akademik, bukan arena kekerasan. Oleh karena itu, aparat memastikan penegakan hukum dilakukan secara tegas dan profesional.
Polisi Amankan Pelaku dan Senjata Tajam
Dalam penanganan kasus ini, kepolisian berhasil mengamankan beberapa terduga pelaku tawuran. Selain itu, sejumlah senjata tajam yang diduga digunakan dalam bentrokan juga disita sebagai barang bukti. Proses penangkapan dilakukan untuk mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.
Polda Maluku menyampaikan bahwa para pelaku akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Penggunaan senjata tajam dalam tawuran dapat dijerat dengan pasal pidana yang ancaman hukumannya cukup berat. Langkah ini diharapkan memberikan efek jera bagi pelaku maupun pihak lain.
Polisi juga masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif dan pihak-pihak lain yang terlibat. Pemeriksaan saksi dilakukan guna mendapatkan gambaran utuh terkait kronologi kejadian. Aparat menegaskan tidak akan pandang bulu dalam penegakan hukum.
Baca Juga: UMP Maluku 2026 Naik Rp 192.790, Mulai Berlaku 1 Januari
Kampus Diminta Turut Andil Cegah Kekerasan
Polda Maluku mengimbau pihak kampus UIN Ambon agar berperan aktif dalam mencegah terjadinya kekerasan di lingkungan pendidikan. Penguatan pengawasan dan pembinaan mahasiswa dinilai penting untuk meminimalisir potensi konflik antarkelompok.
Menurut kepolisian, pencegahan tawuran tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga lembaga pendidikan. Kampus diharapkan mampu menjadi ruang dialog dan penyelesaian masalah secara damai bagi mahasiswa yang memiliki perbedaan pandangan.
Selain itu, koordinasi antara pihak kampus, kepolisian, dan tokoh masyarakat dinilai perlu ditingkatkan. Sinergi tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan kampus yang aman, kondusif, dan mendukung proses belajar mengajar secara optimal.
Pesan Penting Untuk Mahasiswa dan Masyarakat
Polda Maluku mengimbau mahasiswa agar tidak mudah terprovokasi dan menjauhi segala bentuk kekerasan. Mahasiswa diharapkan mampu menyelesaikan persoalan melalui jalur komunikasi dan musyawarah, bukan dengan tindakan anarkis yang merugikan banyak pihak.
Kepolisian juga meminta peran aktif masyarakat sekitar kampus untuk segera melaporkan apabila melihat potensi gangguan keamanan. Informasi yang cepat dan akurat sangat membantu aparat dalam mencegah terjadinya tindak kriminal.
Dengan penindakan tegas ini, Polda Maluku berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Penegakan hukum yang konsisten diharapkan mampu menciptakan rasa aman, sekaligus menegaskan bahwa kekerasan dan penggunaan senjata tajam tidak memiliki tempat di lingkungan pendidikan maupun masyarakat umum.
Simak dan ikuti berita terupdate lainnya tentang Maluku dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpecaya hanya di Info Kejadian Maluku.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari ambon.antaranews.com
- Gambar Kedua dari liputan6.com