Baliho Ramadan milik DPW PPP Maluku di Kota Ambon dirusak oleh oknum tak bertanggung jawab, memicu keprihatinan masyarakat.
Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku, seorang remaja berusia 19 tahun, dan tengah mendalami motif di balik aksi vandalisme ini. DPW PPP Maluku menyambut cepatnya penanganan aparat dan berkomitmen mencetak ulang baliho agar pesan Ramadan tetap tersampaikan.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Maluku.
Pengrusakan Baliho Ramadan PPP Maluku, Pelaku Sudah Terungkap
Kejadian pengrusakan baliho Ramadan milik DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maluku terjadi di Kota Ambon pada Selasa (18/2/2026) malam. Baliho yang menampilkan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa ini ditemukan dalam kondisi sobek dan dicoret-coret oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Ketua DPW PPP Maluku, Hendra Prayoga, menyampaikan bahwa pengrusakan ini tidak hanya menyerang simbol partai tetapi juga menghina semangat toleransi dan ukhuwah antarumat beragama. “Kami mengecam keras perbuatan ini. Baliho kami dibuat sebagai bentuk menghormati Ramadan dan mengajak masyarakat beribadah dengan aman dan nyaman,” kata Hendra.
Masyarakat yang mengetahui kejadian ini turut mengutuk perbuatan pelaku. Warga berharap pihak berwenang dapat segera menangkap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang. “Tindakan seperti ini jelas meresahkan, apalagi di bulan Ramadan. Kami ingin suasana tetap damai,” ungkap salah seorang warga, Andi Saputra.
Polisi Ungkap Identitas Pelaku Pengrusakan
Setelah menerima laporan, aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi, pelaku pengrusakan berhasil teridentifikasi. Polisi menemukan bahwa pelaku merupakan seorang remaja berusia 19 tahun yang dikenal di lingkungan sekitar.
Kanit Reskrim Polresta Ambon, AKP Rizky Pratama, menjelaskan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku untuk mengetahui motif pengrusakan. “Kami sudah mengantongi identitas pelaku dan sedang mengumpulkan bukti tambahan. Motifnya kemungkinan terkait kepentingan pribadi atau provokasi, tapi masih kami dalami,” jelas Rizky.
Sementara itu, DPW PPP Maluku menyambut baik langkah cepat polisi dalam menangani kasus ini. Pengurus berharap proses hukum berjalan transparan agar memberikan efek jera bagi pelaku. “Kami ingin pesan damai dan toleransi tetap dijaga di Maluku, apalagi saat Ramadan,” tambah Hendra Prayoga.
Baca Juga: Penyesuaian Jam Kerja ASN Maluku Selama Ramadan 1447 H, Demi Pelayanan Optimal Dan Ibadah Lancar
Dampak dan Reaksi Partai Serta Warga
Pengrusakan baliho ini menimbulkan keprihatinan bagi banyak pihak, termasuk organisasi masyarakat dan tokoh agama. Mereka menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan menghormati simbol keagamaan di bulan suci Ramadan.
Warga sekitar turut memberikan bantuan untuk membersihkan sisa-sisa coretan pada baliho. Beberapa komunitas lokal juga mengajak masyarakat untuk tidak terpancing emosi dan tetap menjaga keamanan lingkungan. “Kita jangan biarkan tindakan segelintir orang merusak harmoni di kota kita,” kata Rahmawati, warga Ambon.
DPW PPP Maluku juga memastikan akan segera mencetak kembali baliho yang rusak agar pesan Ramadan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara luas. Langkah ini diharapkan mengembalikan suasana positif dan memperkuat nilai toleransi di tengah bulan suci.
Upaya Pencegahan dan Edukasi Masyarakat
Menanggapi kejadian ini, kepolisian bersama pihak kecamatan dan kelurahan merencanakan patroli rutin di lokasi strategis untuk mencegah tindakan vandalisme serupa. Selain itu, sosialisasi mengenai toleransi dan menjaga fasilitas publik akan diperkuat, terutama di bulan Ramadan.
DPW PPP Maluku mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika menemukan tindakan serupa. Pengurus partai menegaskan bahwa pengrusakan simbol keagamaan atau baliho Ramadan adalah perbuatan melawan hukum dan merusak keharmonisan masyarakat.
Dengan langkah cepat aparat kepolisian dan partisipasi masyarakat, diharapkan kasus pengrusakan baliho ini dapat menjadi pembelajaran bersama. Semua pihak diingatkan agar menjaga suasana damai, menghormati simbol keagamaan, dan menumbuhkan budaya toleransi selama Ramadan maupun di hari-hari biasa.
Simak dan ikuti berita terupdate lainnya tentang Maluku dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Maluku.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari malukuterkini.com
- Gambar Kedua dari beritasatu.com