Posted in

Brimob Maluku Bantu Warga STAIN Pasca Konflik, Aksi Humanis Bawa Senyum

Setelah konflik berdarah di STAIN Maluku, Brimob hadir dengan aksi humanis, membantu warga, dan mengembalikan senyum mereka.

Brimob Bantu Warga STAIN Pasca Konflik

Setelah ketegangan akibat konflik pemuda mereda, personel Brimob Polda Maluku menggelar kerja bakti bersama warga. Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga simbol pemulihan dan penguatan ikatan sosial. Kehadiran Brimob yang membaur dengan warga membuktikan komitmen Polri menciptakan kedamaian dan membangun kembali kepercayaan.

Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Maluku.

Pemulihan Pasca-Konflik, Kerja Bakti Humanis Brimob

Pasca konflik antara kelompok pemuda di wilayah Jembatan Amalatu, personel Satuan Brimob Polda Maluku yang bertugas di Pos Pengamanan (Pos Pam) mengambil inisiatif mulia. Mereka menggelar kerja bakti bersama warga setempat pada Sabtu, 17 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya pemulihan suasana.

Kegiatan sosial ini berlangsung di kawasan STAIN Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, lokasi yang sempat terdampak konflik. Dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal) Pos Pam Jembatan Amalatu, Iptu Andi Kasnam, kerja bakti melibatkan personel Brimob dan warga RT 10 RW 17 STAIN Negeri Batu Merah.

Fokus kegiatan meliputi pembersihan saluran got, pengangkutan sampah, dan penataan lingkungan sekitar pos pengamanan. Langkah ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga memulihkan suasana kamtibmas pasca konflik yang sempat terjadi di wilayah tersebut.

Brimob Humanis, Menjaga Keamanan Dan Harmoni Sosial

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Maluku, Kombes Pol. Irfan S. P. Marpaung, menegaskan bahwa kerja bakti ini merupakan wujud nyata pendekatan humanis Brimob dalam menjaga keamanan. Menurutnya, Brimob tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan pasca konflik, tetapi juga untuk menenangkan, merangkul, dan berjalan bersama masyarakat.

“Kerja bakti ini menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian kami terhadap lingkungan serta kesehatan warga,” ujar Kombes Pol. Irfan. Ia menambahkan bahwa di tengah musim pancaroba yang rawan memicu berbagai penyakit, kebersihan lingkungan menjadi faktor penting yang harus dijaga secara bersama-sama.

Oleh karena itu, Brimob berupaya menumbuhkan kembali semangat gotong royong sebagai sarana memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Kombes Pol. Irfan menekankan, “Lingkungan yang bersih akan berdampak pada kesehatan warga dan menciptakan suasana kamtibmas yang lebih kondusif. Inilah wujud Polri yang humanis, hadir sebagai sahabat dan mitra masyarakat.”

Baca Juga: Gerak Cepat! Polres Malra Tangkap Pelaku Penganiayaan di Ohoi Ur Pulau

Antusiasme Warga, Sinergi Tanpa Sekat

 Antusiasme Warga, Sinergi Tanpa Sekat​​​ ​

Antusiasme warga terlihat jelas dari keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan tersebut. Warga bersama personel Brimob bahu-membahu membersihkan lingkungan tanpa sekat, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh makna. Hal ini menunjukkan bahwa inisiatif Brimob disambut baik oleh komunitas.

Salah seorang warga RT 10 RW 17, berinisial AR, mengaku senang dan terbantu dengan kehadiran personel Brimob yang membaur langsung dengan masyarakat. “Kami melihat langsung sisi humanis Brimob. Mereka bukan hanya berjaga, tetapi ikut membersihkan lingkungan bersama kami,” ungkap AR.

Ia melanjutkan, kehadiran Brimob yang aktif berpartisipasi dalam kerja bakti membuat warga merasa lebih aman dan dihargai. Interaksi positif ini tidak hanya membantu membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kembali jembatan kepercayaan dan persahabatan antara aparat dan masyarakat pasca-konflik.

Membangun Kembali Kepercayaan Dan Ketahanan Sosial

Aksi Brimob ini merupakan langkah proaktif dalam membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan. Dengan melibatkan diri dalam kegiatan sosial, Brimob menunjukkan bahwa peran mereka lebih dari sekadar penegak hukum, melainkan juga bagian integral dari komunitas.

Pembersihan lingkungan yang bersih dan sehat juga memiliki dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan warga. Lingkungan yang nyaman akan mengurangi potensi penyakit dan meningkatkan kualitas hidup, yang secara tidak langsung berkontribusi pada stabilitas sosial.

Inisiatif seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut, menjadi model bagi wilayah lain dalam penanganan pasca-konflik. Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat adalah kunci utama untuk menciptakan ketahanan sosial yang kuat dan lingkungan yang aman serta harmonis.

Simak dan ikuti berita terupdate lainnya tentang Maluku dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Maluku.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari ambon.tribunnews.com
  2. Gambar Kedua dari tribratanews.maluku.polri.go.id